Tampilkan postingan dengan label Lombok Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lombok Barat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Juni 2014

Foto Humas
Sedikitnya seratus pelajar SMA/SMK se Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mengikuti penyuluhan anti korupsi, yang bertempat di SMAN 1 Gerung, Kamis, 12 Juni kemarin.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung)  yang bekerja sama dengan Penkum Kejati NTB, disambut positif oleh sejumlah pelajar. 

Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lobar Ispan Junaidi serta Kasubid Penyiapan Materi pada Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Era Indah S serta beberapa pejabat dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.

Dalam hal ini, Era Indah S, mengatakan kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum ini adalah upaya prefentif tindak pidana. “mencegah itu lebih baik daripada mengobati"singgungnya.

Hak ini perlu disebarluaskan atau  disosialisasikan kepada masyarakat karena berkaca pada fenomena yang terjadi di masyarakat sering kali masyarakat atau generasi muda melakukan pelanggaran hukum, hal ini sedang meningkat mengalami kenaikan signifikan di masyarakat.

Senin, 09 Juni 2014

Megahnya bangunan monumen yang berdiri di Kabupaten Lombok Barat, menjadi salah satu Icon Baru di Pulau Lombok. Monumen megah ini diresmikan pada malam jum'at 27/4/13. bangunan ini dikenal dengan MLBB singkatan dari Monumen Lombok Barat Bangkit.

Berdirinya monumen ini semakin menampakkan keindahan Kabupaten Lombok Barat, berada di jantung kota disebuah lintasan jalan menuju Sekotong dan Bandara International Lombok.

Bangunan Monumen ini memiliki Luas 174 meter persegi dengan 3 lantai dan ketinggian mencapai 19,8 meter dari permukaan aspal. dibawah monumen ini terdapar sebuah kolam dan air mancur dengan diameter 70 meter dan volume air 2.900 meter kubik.

Air Mancur dibawah bangunan ini terdiri dari 3 jenis yaitu bergelombang, bunga dan semburan keatas dengan tinggi 15 meter yang bergantung pada irama musik yang dimainkan.

Katanya Air mancur ini menggunakan teknologi super canggih dan digital yang peralatannya merupakan bahan impor dari Jerman, Eropa, Hongkong dan China.

Selintas memeang, air mancur ini memang sudah banyak digunakan di Indonesia termasuk di Mataram, hanya saja yang menjadi pembeda adalah alunan musik yang mengatur irama semburan air mancur tersebut.

Saat ini, bangunan monumen ini menjadi salah satu primadona masyarakat Lombok Barat, terutama dimalam hari pengunjung begitu ramai seperti taman taman kota pada umumnya.
.

Sabtu, 07 Juni 2014

Rumah Tidak Layak Huni/Foto Ilustrasi
Warga Kabupaten Lombok Barat yang tergolong memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mulai merasa lega dengan dipastikannya akan mendapat bantuan rumah dari pemerintah Lombok Barat.

Pemerintah Lombok Barat memastikan sebanyak 700 warga Lombok Barat akan menerima bantuan tersebut, warga yang mendapatkan bantuan ini adalah mereka yang  berhak menapatkan perbaikan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI.

Secara Khusus tahun ini yanag mendapatkana bantuan tersebut adalah  kecamatan Lembar dan Gunungsari, dengan rincian Kecamatan Lembar mendapatkan sebabyak 365 orang MPB yang berada di Desa Labuan Tereng sebanyak 126 orang, Sekotong Timur 127 orang dan Desa Eat Mayang sebanyak 112 orang MPB. 

Sementara untuk Kecamatan Gunungsari memperoleh jatah sebanyak 335 orang MPB dengan rincian warga yang berada di Desa Gunungsari sebanyak 110 orang, Desa Dopang 103 orang dan Desa Guntur Macar 122 orang MPB. 

“Menurut data BPS, di Lombok Barat terdapat 49.914 unit RTLH yang belum ditangani” papar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lobar, H.Muridun, SE,MM disela-sela acara BSPS di Bencingah Agung, Kamis (5/6) kemarin.
Program ini melibatkan Asisten Deputi Kemitraan dan Keswadayaan Perumahan Kemenpera.

Asisten Deputi Kemitraan dan Keswadaan Perumahan, Kemenpera RI, Ir.Atiek Niene Nierani, M.Si mengatakan pada  tahun 2014, kemenpera melakukan kegiatan BSPS yang ditujukan untuk memperbaiki rumah masyarakat miskin yang dalam kondisi RTLH menjadi rumah layak huni. 

Sementara Bupati Lombok Barat H.Zaini Arony menghimbau,  sekalipun jumlahnya hanya Rp.7,5 juta per orang, tapi itu harus disyukuri dan digunakan secara baik dan tepat. 

Selasa, 03 Juni 2014


Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas Lombok Barat mengajak masyaakat untuk berbagi dan menjadi donatur melaui DASI Lombok Barat.

Untuk memanfaatkan moment tahun ajaran baru bagi anak anak sekolah di Lombok Barat, DASI Lobar dengan kreatiftasnya membuatkan tas untuk anak anak sekolah dengan tulisan ayok berbagi. Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk menciptakan masyarakat yang gemar berbagi.

Kali ini, DASI Lombok barat kerjasama dengan mitra kencelengan, TKIT Anak Soleh Kediri, SDIT Insan Mulia, Warga Sedayu tidak terkeculi para dinatur DASI di Lombok Barat. Untuk kencengan DASI, sudah tersebar kebeberapa tempat di Lombok Barat. 

Selain menyediakan Tas, DASI juga membuatkan alat tulis untuk para siswa dengan tulisan gerakan Lombok Barat Berbagi.

Bagi anda nih, yang ingin ikut nimbrung berbagi untuk para siswa siswa yang membutuhkan dengan 150rb/paket anda bisa menyalurkan bantuan anda dengan menhubungi contac centre DASI Lobar di  081803640035
Peserta Pelatihan  peningkatan manajemen jasa wisata kuline/Foto Pemkab Lobar
Bicara soal masakan khas Lombok, tidak akan ada habisnya, beragam masakan masyarakat sasak yang begitu nikmat jika di cicipi. 

Salah satu contoh masakan khas Lombok adalah sayur ares dan sayur rebong, yang tahun ini menjadi target pemerintah kabupaten Lombok Barat untuk menguatkan brand sebagai masakan khas.

Saat membuka pelatihan peningkatan manajemen jasa wisata kuliner di hotel Senggigi Lombok Barat, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat,Gede Renjane menginginkan agar para penyedia jasa kuliner bisa menciptkan brand terhadap masakan masakan khas masyarakat Lombok Barat.


Masakan ares dan rembong bukaah masakan satu satunya yang bisa di kuatkan brandnya masih ada lagi seperti  sate bulayak, ebatan yang cukup lezat bila dimakan.
“Target tahun ini kita harus bisa ciptakan brand. Entah itu namanya sate bulayak Narmada, ebatan Giri Menang ataupun pelalah Labuapi,” ujar Gde Renjane ,katanya. 
ia juga mengingatkan agar dalam menciptakan bran  khas Lobar haruslah tetap dengan menjaga kekhasannya, yaitu rasa agak pedas. 
disamping harus memperhatikan variasi yang harus terus dikembangkan agar tidak menimbulkan kebosananan bagi para penikmat. 
Sejauh ini memang, sayur ares masih banyak menjadi masakan disaat saat tertentu seperti acara roah dan acara acara pernikahan. 

Jumat, 30 Mei 2014

TGH.Munajib/Tokoh Agama Sesela Bersama Bupati Lombok Barat
Dari sekian banyak tempat atau Desa yang memiliki kisah atau sejarah berarti buat masyarakat Pulau Lombok,Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat adalah desa yang menyimpan kisah unik.
Salah satu keunikan yang dimiliki oleh Desa ini adalah terdapatnya sumur di teras masjid Nurussalam

Masjid Nurrussalam yang sumurnya tidak pernah mengalami kekeringan, bahkan sumur ini beberapa kali memuntahkan air hingga kepermukaan tanah.

Dari penuturan seorang warga Sesela yang sudah menyaksikan peristiwa itu, sumur tersebut akan memuntahkan airnya kepermukaan apabila ada peristiwa peristiwa besar, “ia menuturkan itu kejadian itu pernah terjadi pada waktu terjadinya peristiwa kerusuhan tahun 1999 silam”.

Bahkan masyarakat mempercayai apabila meminum air sumur tersebut selama tiga bulan berturut turut maka ia akan mendapatkan jodohnya.

Selain memiliki sumur, desa Sesela juga memiliki makam keramat yang masih dikunjungi oleh peziarah baik dalam maupun dari luar pulau Lombok.

Sejarah desa ini berdiri pada tahun 1880 yang merupakan desa tertua di Kabupaten Lombok Barat.
Asmuni, Kepala Desa setempat menuturkan “Sesela” dari bahwasa jawa kuno  “se” yang berarti yang artinya adalah satu atau pertama, dan “sela” yang berarti batu sehingga jika digabungkan akan menjadi “batu pertama”.


Di lanjutkannya dahaulu desa Sesela adalah desa yang makmur dan besar hal itu dikuatkan dengan berdirinya Masjid Jami’ Nurussalam tempat terdapatnya sumur yang airnya tidak pernah mengalami kekeringan. 

Search

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.
1 2 3 4 5
Copyright © TES TEMPLATE | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com