Tampilkan postingan dengan label Info Mataram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Mataram. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Setelah melalui proses pemilihan umum pada tanggal 9 April 2014, akhirnya sejumlah politisi yang berasal dari 10 Partai Politik Berhasil menginjakkan kakinya di gedung DPRD NTB. 

Sepuluh Paratai Politik tersebut adalah Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, PPP, PDIP, PKB, PAN, Hanura, PBB, dan Nasdem. 

Akhirnya mereka di lantik pada tanggal 1 September 2014 bertempat di Gedung Udayana, proses pelantikan inipun dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

Banyak yang meneruh harapan kepada anggota DPRD ini untuk membawa NTB menjadi lebih baik lagi bukan berkutat dalam persoalan perselihan dan perbedaan pendapat yang tidak ujung menemui solusi. 

Perhatikanlah wajah  mereka, jangan sampai tidak mengenal mereka. mari kita tunggu janji janji mereka, sejauh mana mereka berperan untuk masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Kamis, 28 Agustus 2014

Bertempat di aula Stikes Yarsi Mataram, ribuan guru-guru lingkup UPTD Pengelola Administrasi TK/SD Kecamatan Mataram dan Selaparang menghadiri pelepasan purna karya, jamaah calon haji (JCH) dan halal bihalal, Kamis (28/8). Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Kepala Dinas Dikpora H Ruslan Effendi, Camat Mataram dan sejumlah jajaran pendidikan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh berpesan kepada 20 orang tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun agar tetap berkarya dan mengambil peran di masyarakat dalam mewujudkan sumber daya manusia Kota Mataram yang lebih baik. ‘’Karena dunia pendidikan tidak bisa dilepaskan dari diri bapak ibu meskipun telah masuk masa purna tugas, masyarakat tetap membutuhkan peran bapak ibu sebagai pendidik,’’ jelas Wali Kota yang mengajak seluruh insan pendidikan untuk bahu membahu dalam membangun Kota Mataram.

Wali kota juga mengingatkan agar seluruh guru di Kota Mataram terus meningkatkan kompetensi dan profesionalitas, sehingga bisa mewujudkan Mataram yang lebih baik. Sementara melihat jumlah JCH yang terus bertambah setiap tahunnya, menurut Wali Kota, hal itu menandakan kesejahteraan pendidik semakin meningkat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram H Ruslan Effendi menjelaskan, pelaksanaan halal bihalal lingkup UPTD Pengelola Administrasi TK/SD Kecamatan Mataram Selaparang tahun ini berlangsung lebih semarak, dengan jumlah peserta lebih banyak. Untuk diketahui, jumlah guru PNS di Kecamatan Mataram Selaparang sebanyak 643 orang, sedangkan non PNS sebanyak 608 orang. ‘’Guru se Kota Mataram, untuk PNS sebanyak 3558 orang dan non PNS 3708 orang. Atau total 7296 orang,’’ rincinya.

Kepada para guru, Ruslan mengingatkan agar tetap bersatu membantu kepala daerah untuk memberikan pelayanan pendidikan yang prima kepada masyarakat. ‘’Jangan sampai ada aparat pendidikan yang tidak professional, sehingga tidak bisa memberikan layanan pendidikan yang professional juga,’’ kata Ruslan yang juga menyerukan agar para guru bersatu dan bersinergi dalam meningkatkan layanan prima dibidang pendidikan. ‘’Kepada guru yang purna karya, terima kasih sudah berkarya dan atas sumbangsihnya selama ini,’’ lanjut Ruslan.

Kegiatan halal bihalal ini dirangkai dengan pemberian kenang-kenangan dan souvenir kepada tujuh JCH, dan 20 orang yang memasuki masa purna karya. Yakni terdiri dari dua pengawas, satu kepala skeolah, 16 guru dan satu penjaga sekolah.

Jumat, 25 Juli 2014

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Mataram diperingati sederhana di Pendopo Wali Kota Mataram, Rabu (23/7) sore. Kegiatan dihadiri Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh beserta istri, kepala SKPD, pengurus dan pembina Dewan Anak Mataram (DAM), serta pengurus Lembaga Perindungan Anak (LPA) Kota Mataram maupun Provinsi NTB.

Wali Kota Mataram mengatakan, peringatan HAN memang digelar sederhana yang dirangkai dengan buka puasa bersama. Namun di balik itu, peringatan HAN memiliki makna sangat penting dikaitkan dengan ikhtiar Pemkot Mataram untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM). ‘’Apalagi kita berkomitmen untuk mewujudkan Mataram menuju Kota Layak Anak (KLA) tahun 2016 yang sudah dilakukan bertahap, baik regulasinya dengan membuat program-program dalam rangka mewujudkan Mataram menuju KLA,’’ jelas Wali Kota.

Bagi anak-anak, lanjut Wali Kota, telah disiapkan berbagai fasilitas agar anak-anak bisa menikmati apa yang menjadi hak anak. Termasuk hak mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu, perlindungan terhadap anak juga mendapat perhatian dengan terus melakukan sosialisasi agar para orang tua membina, melindungi dan mengayomi anak-anak.

Rangkaian peringatan HAN tingkat Kota Mataram telah dimulai sejak tanggal 7-23 Juli dengan kegiatan lomba dai cilik, mewarnai bagi siswa-siswi TK dan PAUD, serta lomba menulis surat untuk Wali Kota Mataram. ‘’Lomba menulis surat diikuti ABH (anak berhadapan hukum), ABK (anak berkebutuhan khusus) dan anak-anak Ahmadiyah,’’ kata Ketua LPA Kota Mataram, Sri Mawarni.


Dalam kesempatan memperingati HAN, diserahkan pula hadiah kepada para pemenang lomba serta pemberian beasiswa bagi sejumlah anak asuh

Jumat, 18 Juli 2014

Pemerintah Kota Mataram akan menggelar kegiatan  "Mataram Expo"  salah satu rangkaian HUT Kota Mataram ke-21 pada tanggal 31 Agustus 2014.  Kegiatan Mataram Expo tersebut direncanakan berlangsung tanggal  4-7 September 2014 bekerja sama dengan pihak ketiga yakni PT. Solindo Duta Convex.   Demikian disebutkan  Asisten II Setda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito  dalam rapat persiapan Mataram Expo 2014 di ruang kenari kantor Wali Kota Mataram,  Jumat (18/7) dihardiri sejumlah kepala SKPD terkait lingkup Pemerintah Kota Mataram.

Kegiatan Mataram Expo ini merupakan kegiatan pertama yang akan digelar oleh Pemerintah Kota Mataram. Jika kegiatan itu ke depan bisa memberikan dampak besar dan positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka Pemerintah Kota Mataram akan menjadikan Mataram Expo menjadi agenda tahunan. “Karenanya kita berharap yang ikut serta tidak hanya pengusaha regional dan nasional saja, namun kita berharap ada peserta dari internasional,” katanya.

Terkait dengan itu Asisten II  berharap agar pihak ketiga  tidak hanya menjadikan  Mataram Expo tidak hanya menjadi ajang transaksi jual beli semata. Melainkan dalam stan-stan yang akan terbangun diharapkan juga mencerminkan sarana untuk berbagai hal yang bersifat hasil inovasi dan kreasi anak bangsa sehingga Mataram Expo bisa menjadi ajang edukasi.  Di samping itu perlu diingat, selain menyediakan ruang bagi para pengusaha, juga menyediakan ruang untuk pedagang-pedagang kecil di luar stan Mataram Expo yang ada.    "Sehingga  dampak lain dari Mataram Expo bisa lebih banyak dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas tidak hanya sekedar berjualan,” ujarnya.


Sementara   direktur PT. Solindo Duta Convex, H Chairul Umaya mengatakan,  dalam rencananya pihaknya akan membangun sekitar 84 stan yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha-pengusaha baik pengusaha regional, nasional maupun internasional jika memungkinkan. Para pengusaha-pengusaha itu nantinya akan menjual produk-produk unggulan dari daerah masing-masing.  Sebab, ajang    Mataram Expo ini bisa menjadi ajang promosi sekaligus mencari kerja sama dan peluang pasar di luar daerah. “Masukan-masukan dari  Pemerintah Kota Mataram menjadi pertimbangan kami untuk dalam pelaksanaan nanti,” katanya.

Kamis, 17 Juli 2014

Kegiatan safari Ramadan TP PKK Kota Mataram berlanjut dengan mengunjungi Kecamatan Cakranegara, Kamis (17/7). Berlokasi di aula kantor Camat Cakranegara, kegiatan dihadiri Camat Cakranegara Salman Rusdi, para kader PKK dan jamaah majelis taklim.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj Suryani Ahyar Abduh mengatakan, kegiatan pengajian Ramadan tahun ini sengaja menghadirkan semua kader karena kader juga butuh sentuhan siraman rohani sebagai bekal ilmu dalam menjalankan tugas sebagai ujung tombak pelaksana kegiatan di masyarakat.

''Ramadan jangan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Justru bulan Ramadan adalah bulan suci penuh berkah dan karomah untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT,'' kata Hj Suryani yang mengajak para kader agar semakin semangat menjalani ibadah dibulan puasa dan menjadikan bulan Ramadan sebagai ladang ibadah dibulan yang penuh keberkahan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak para kader meluangkan waktu sejenak untuk mengingat saudara-saudara yang dilanda musibah di Palestina. ''Mereka butuh uluran tangan, doa dan bantuan. Semoga bantuan kita ini bisa membantu dan bermanfaat bagi saudara sesama muslim,'' kata Hj Suryani.

Kegiatan safari Ramadan diisi juga dengan ceramah agama yang disampaikan Hj Hadijah. Dan diakhiri dengan pembagian santunan kepada lansia, penyerahan bantuan Alquran kepada Ketua TP PKK kecamatan, makanan tambahan bagi ibu hamil dan makanan pendamping ASI

Rabu, 16 Juli 2014

Pemerintah Kota Mataram terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana perkotaan yang menjadi kebutuhan utama dalam upaya peningkatan perekonomian. Pada tahun 2014, Pemkot menargetkan perbaikan dan pelebaran sejumlah ruas jalan Nasional, Propinsi, Kota dan Jalan Lingkungan dapat terealisasi. Anggaran pembebasan lahan untuk ruas bypass BIl, Jalan Bung Karno, Jalan Saleh Sungkar dan Jalan Energi telah masuk dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Mataram tahun 2014.

Dalam Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2014, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menyebutkan, secara keseluruhan pendapatan daerah direncanakan bertambah sebesar 72 miliar rupiah lebih dari anggaran semula sebesar 961 miliar rupiah lebih sehingga setelah perubahan menjadi 1 triliun 33 miliar rupiah lebih. Peningkatkan pendapatan tersebut bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula 119 miliar 861 juta rupiah lebih, bertambah 28 miliar 577 juta rupiah lebih sehingga setelah perubahan menjadi 148 miliar 439 juta rupiah lebih. Sementara pendapatan lain-lain yang sah semula 166 miliar rupiah lebih bertambah 43 milyar rupiah lebih sehingga menjadi 209 miliar rupiah lebih.

Dari sektor belanja daerah terjadi penambahan sebesra 79 miliar rupiah lebih dari anggaran semula 1 triliun 84 miliar rupiah lebih menjadi 1 triliun 163 miliar rupiah lebih.

Selain menggarkan untuk sektor infrastruktur jalan, Pemerintah Kota Mataram juga melakukan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan pada RSUD Kota Mataram termasuk Kapitasi BPJS, Rehabilitasi dan Penataan Kota Tua Ampenan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Sekolah, Penerangan Jalan Umum, Rehabilitasi pasar Kebon Roek, pasar Ampenan, pasar Pagesangan dan pasar Dasan Agung serta program-program lain yang bersifat penting untuk dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan guna peningkatan kinerja pelayanan masyarakat.
Sementara dalam Rancangan Perubahan APBD 2014 terdapat deficit anggaran sebesar 7 miliar rupiah lebih yang ditutup dengan penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2013, sebut Walikota


Senin, 14 Juli 2014


Bendera Palestina
Pemerintah Kota Mataram berhasil menghimpun dana sebesar Rp21.001.000 untuk rakyat Pelestina dari kalangan pejabat eselon II, III dan IV setempat. Aksi penggalangan dana untuk rakyat Palestina itu dikoordinir langsung oleh Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, berlangusng di aula lantai tiga lingkup Kantor Wali Kota Mataram, Senin (14/7).

Selain melakukan aksi mengimpun dana, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan doa bersama untuk rakyat Palestina, dihadiri seluruh pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kota Mataram.

Para Remaja Palestina Sedang Menghadapi Gempuran Israel/Foto Google
Wakil Wali Kota Mataram dalam kesempatan itu mengatakan, penggalangan dana tersebut dimaksudkan untuk mengajak semua pejabat Kota Mataram agar menyisihkan rezekinya untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina yang saat ini sedang menghadapi musibah serangan dari tentara zionis Israel. “Mari kita memberikan sebagain rezeki kita untuk mereka (rakyat Palestina) yang sedang dilanda musibah kemanusiaan,” pintanya.

Dikatakannya, kegiatan menggalang dana bagi rakyat Palestina itu merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Mataram terhadap bencana kemanusiaan yang dihadapi oleh rakyat Palestina. “Bantuan yang terhimpun akan disalurkan langsung ke rekening organisasi kemanusiaan yang ada sebagai penghimpun dana bantuanbagi Palestina. Karena sekecil apapun dana yang kita sumbangkan, akan sangat berarti bagi mereka disana," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga akan mengajak pihak-pihak lain untuk peduli dengan rakyat palestina, Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) salah satunya akan diajak untuk menyumbangkan sebagian ZIS (zakat, infaq dan sodaqoh) yang dihimpun untuk rakyat Palestina.


Sementara Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Mataram, Lalu Alwan Basri,  aksi kemanusiaan itu akan dilakukan juga pada malam Nuzulul Quran tingkat Kota Mataram yang akan dilaksanakan pada, Selasa (15/7) malam. Moment  malam Nuzulul Quran sangat  tepat untuk mengajak partisipasi masyarakat membantu warga Palestina, karena akan dihadiri ribuan warga masyarakat Kota Mataram dari berbagai kalangan.

Jumat, 11 Juli 2014

Rangkaian Safari Ramadhan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Mataram, tadi malam memasuki hari ke-4 (10/7). Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengunjungi Masjid Baiturrahim di lingkungan Getap Timur, kelurahan Cakranegara Selatan. Menurutnya, “Safari Ramadhan bagi kami adalah sebagai wadah untuk menjaga tali silaturrahmi sekaligus sebagai tempat kami untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi ke masyarakat tentang Kota Mataram”.

Perkembangan Kota Mataram yang demikian pesat di satu sisi menjadi harapan semua pihak, disisi yang lain efek perkembangan tersebut menjadikan Kota ini sedikit lagi dapat dikategorikan sebagai kota besar. Ciri-ciri masyarakat kota besar adalah : menjadi konsumtif, individualistic dan mempunyai ikatan emosional hanya berdasarkan kebutuhan ekonomi”.

Wakil Walikota Mataram yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan dana bantuan dari Pemerintah Kota Mataram sejumlah 10 juta rupiah kepada pengurus Masjid Baiturrahim, berpesan “Untuk mengimbangi pengaruh-pengaruh negative tersebut, peran panutan sangat diperlukan di masyarakat. Tokoh agama, tokoh masyarakat atau sesepuh menjadi sangat penting untuk meredam gejolak-gejolak di masyarakat. Apalagi baru saja masyarakat kita telah menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 9 Juli kemarin, mau tidak mau gejolak politik di pusat akan terasa di masyarakat”.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. Ali Sahbana, S.Ag yang didaulat sebagai penceramah menegaskan bahwa tujuan puasa selain memperbaiki hubungan manusia dengan Allah, adalah juga menjalin silaturrahmi dengan sesama manusia.Ramadhan memproses manusia menjadi lebih baik dan bertakwa kepada Allah S.W.T
Sebagai salah satu bentuk perhatian dan simpati terhadap enam kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah di Asrama Polres Mataram, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram menyerakan bantuan kepada para korban di Asrama Polres Mataram, Jumat (11/7). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua GOW Kota Mataram Ny ND Kinnastri Roliskana secara simbolis kepada enam kepala keluarga yang rumahnya ludes dilalap si jago merah pada Rabu dini hari (9/7).

Penyerahan itu disaksikan seluruh anggota dan pengurus GOW Kota Mataram, dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Mataram H Ahsanul Halik, Ketua Bhayangkari Hj Azizah Yunus Kurniato beserta jajarannya.

Adapun bantuan yang diberikan dari GOW antara lain berupa, pakaian layak pakai, sejumlah kebutuhan rumah tangga, serta uang tunai untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Sementara bantuan dari Pemerintah Kota Mataram dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kota Mataram berupa, perlengkapan dapur, selimut, paket sembako, karpet, perlengkapan kesehatan, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi cuci kakus (MCK).

“Salah satu satu dari korban kebakaran merupakan anggota Organisasi Bhayangkari merupakan salah satu anggota GOW yang aktif dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Mataram,” katanya.
Ny Kinnastri berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban. Tapi bantuan jangan dilihat dari nilainya melainkan dari niat, ketulusan dan rasa persaudaraan kita. “Mari kita mengambil hikmah dari musibah ini, dan tetap bersabar serta bersyukur tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut,” katanya.

Disisi lain, Ketua GOW mengingatkan, kepada semua masyarakat agar meningkatkan kewaspadaanya terhadap berbagai kemungkinan musibah. Apalagi pada musim kering dan angin kencang seperti saat ini, dapat memicu berbagai musibah yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, harapnya, jika masyarakat hendak meninggalkan rumah, sebaiknya masyarakat melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap perabot rumah tangga termasuk yang menggunakan listrik. “Upaya ini minimal dapat mencegah kita mendapatkan musibah yang tidak terduga,” katanya.

Sementara Ketua Bhayangkari Hj Azizah Yunus Kurniato dalam kesempatan itu, menyampaikan terimakasih terhadap perhatian dan dukungan moral yang diberikan kepada para korban kebaran rumah di Asrama Polres Mataram

Selasa, 01 Juli 2014

Sejumlah 528 pelajar dari 88 sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK siap mengikuti Lomba Tadarus Al-Qur'an Pelajar Kota Mataram tahun 2014. Lomba yang merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Dikpora Kota Mataram setiap memasuki bulan suci Ramadhan ini dibuka oleh Walikota Mataram 

H. Ahyar Abduh pada Selasa (01/07) petang di Mushola Siti Aisyah Kantor Walikota Mataram.
Secara kuantitas, jumlah peserta lomba mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah peserta ini disyukuri oleh Walikota. Dikatakan Walikota dalam sambutannya, dirinya berharap peningkatan secara kuantitas ini diikuti pula dengan peningkatan secara kualitas. Sehingga tujuan untuk membangun generasi muda islam yang Qur'ani dapat diwujudkan. "Semoga tujuan untuk membangun karakter anak-anak yang berakhlakul karimah dapat tercapai di masa mendatang", harap Walikota.

Dalam sambutannya di hadapan undangan yang mayoritas merupakan praktisi pendidikan, Walikota sempat menyinggung mengenai Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang saat ini tengah berlangsung. Kepada Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram H. Ruslan Effendi yang turut hadir, Walikota berpesan agar tetap menerapkan sistem pendaftaran online dan juga BL (Bina Lingkungan) dengan prosentase yg diatur dengan sebaik-baiknya. "Yang penting jangan sampai ada anak-anak yang tidak bersekolah atau tidak diterima di sekolah-sekolah yang ada di Kota Mataram".

Lomba Tadarus Al-Qur'an Pelajar Kota Mataram digelar mulai tanggal 1-20 Juli 2014, melibatkan tujuh orang Dewan Hakim yang berkompeten dan dikukuhkan secara langsung oleh Walikota sesaat sebelum lomba dinyatakan dimulai secara resmi. Sedikit berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya melibatkan siswa dan guru pembimbingnya, melainkan juga sejumlah penyimak dari tiap sekolah peserta lomba. Sehingga penyelenggaraan lomba yang berlangsung setiap malam seusai tarawih ini nantinya akan berlangsung lebih meriah dan penuh semangat


Jumat, 27 Juni 2014

Bertempat  di halaman kantor Walikota Mataram, Jumat (27/6 ), Pemerintah Kota Mataram menggelar  kegiatan iman dan taqwa (Imtaq) bersama dengan jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkum dalam acara Mataram Sambut Ramadhan 1435 Hijriyah. Kegiatan itu dihadiri lebih dari tiga ribu orang, yang berasal dari kalangan pegawai lingkup 
Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Provinsi NTB,  Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Mataram, serta siswa siswi se Kota Mataram yang ikut serta melakukan pawai sambut Ramadhan.

Displaying 8.JPGHadir dalam kesempatan itu Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi besertaja jajaran pejabatnya, Walikota Mataram H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana, Ketua DPRD Kota Mataram H M Zaini, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh,  jajaran dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Walikota Mataram H Ahyar Abduh dalam kesempatan itu mengatakan,  kegiatan sambut Ramadhan yang dilaksanakan pada hari Jumat terakhir pada bulan Sya’ban  merupakan tradisi setiap tahunnya yang dilakukan warga Kota Mataram khususnya dan di Pulau Lombok  umumnya.  “Ini namanya bersih Ramadhan, atau dalam bahasa sasak disebut juga “nyampat jelo Jumat terakhir bulan Sya’ban”,” katanya.

Hal ii bertujuan untuk mepersiapkan diri dengan baik dalam menyambut Ramadhan, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman dan bebas dari merecon, agar umat muslim yang berpuasa bisa melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk.  Terkait dengan itu, Walikota Mataram juga telah mengeluarkan erdaran selama bulan Ramadhan diantaranya menyebutkan tempat-tempat hiburan dilarang buka selama Ramadhan,  dan warung, cafe, restoran dan sejenisnya diminta untuk menutup sementara kegiatannya dan buka mulai 16.30-04.00 Wita.
Sementara itu, Walikota juga mengingatkan kepada seluruh pegawai agar di bulan Ramadhan bisa meningkatkan kinerja, dan menjauhkan diri dari berbagai kegiatan yang bersifat menggunjing serta bergosip. “Jauhkan diri pula dari  sifat yang penting bicara, namun sebaliknya bicaralah yang penting-penting saja, sehingg kita menjadi insan yang Muttaqin,” ingat Walikota.

Hal senada juga dilontaran Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi mengatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan bekerja dan berbuat baik untuk mencapai tujuan kita. Bulan Ramadhan memiliki kemuliaan dari Allah SWT, karena di bulan Ramadhan kita memilih mana yang baik dan mana yang terbaik. “Kemuliaan yang diberikan salah satunya adalah, diamnya orang berpuasa adalah tasbih, dan tidur orang berpuasa adalah ibadah. Namun jika kita  memanfaatkan waktu dengan berzikir, membaca Al Quran dan berbuat baik maka Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda,” katanya.
Displaying 7.JPG
Oleh karena itu Gubernur mengajak semua masyarakat untuk terus meningkatan iman dan taqwa di bulan Ramadhan serta tetap semangat bekerja melayani masyarakat.  

Kegiatan Mataram sambut Ramadhan kali ini digabung dengan pejabat dan pegawai lingkup Pemerintah Provinsi NTB sebagai bentuk mempererat tali silaturrahmi antar pemerintah. Gubernur berharap kegiatan itu dapat terus dilakukan baik acara yang berhubungan dengan keagamaan, kemasyarakatan maupun pemerintahan dalam upaya peningkatan kualitas aparatur. 

Kamis, 26 Juni 2014

Menjelang pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, Pemkot Mataram menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah unsur terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panwaslu, aparat kepolisian beserta camat dan lurah se Kota Mataram, Kamis (26/6) di ruang Kenari Kantor Walikota Mataram.

Dalam kesempatan itu, Walikota Mataram H Ahyar Abduh menekankan kewajiba-kewajiban Pemkot Mataram untuk menjaga situasi Kota Mataram tetap kondusif dan aman selama pelaksanaan Pilpres. Ia menilai, perlunya dilakukan sosialisasi lebih intensif agar masyarakat menggunakan hak pilihnya saat Pilpres 9 Juli. 

‘’Prinsipnya, Pilpres sudah siap digelar dan masyarakat diharapkan bisa menggunakan hak pilihnya,’’ kata Walikota.
Seperti pengalaman saat Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu, tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi yakni di atas 70 persen. Karenanya untuk Pilpres, Walikota berharap tingkat partisipasi masyarakat semakin tinggi.

Selain itu, Walikota juga meminta camat dan lurah rajin turun mengawal dan memantau persiapan Pilpres. Kendati hal-hal terkait masalah teknis menjadi tanggjawab penyelenggara pemilu yakni KPU, Pemkot juga memiliki kewajiban untuk memback up hal-hal yang diperlukan untuk suksesnya penyelenggaraan pemilu. Antara lain, memastikan kesiapan di masing-masing TPS . Jika ditemukan kekurangan, camat lurah bisa memberikan dukungan maupun bantuan sesuai yang diperlukan. ‘’Camat lurah mulai sekarang harus banyak monitor ke lapangan. Camat lurah juga harus rajin silaturahmi dengan tokoh-tokoh dan masyarakat agar tetap menjaga keamanan ketertiban, serta tetap menjaga netralitas sebagai pejabat dan PNS,’’ jelasnya.

Sejauh ini Walikota menilai, kondisi Kota Mataram sangat kondusif. Namun semua pihak tidak boleh lengah dan harus tetap waspada. ‘’Karena semakin dekat, tensi politik semakin tinggi. Kita tidak ingin muncul hal-hal yang dapat mengganggu keamanan di Kota Mataram,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Mataram H Ainul Asikin mengatakan distribusi logistik Pilpres ke masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dilakukan H-3. Selanjutnya, H-2 distribusi logistik ke tingkat PPS dan H-1 ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).  ‘’Jumlah TPS Pilpres adalah 662 sementara DPT sebanyak 292.219 pemilih. Di masing-masing TPS terdapat pemilih antara 400-500 orang,’’ kata Ainul

Minggu, 22 Juni 2014

 Rangkaian kegiatan menyambut HUT Kota Mataram! dimulai dengan penyelenggaraan Workshop Fotografi "Documentary Photography", sebuah kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Komunitas Fotografi Budpar (FKB) Nusa Tenggara Barat dengan Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan yang diikuti oleh para penggemar fotografi se-NTB ini dibuka oleh Asisten II Setda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito pada Sabtu (21/06) di Aula lantai 3 Kantor Walikota Mataram.
Sesaat sebelum membuka acara, Eko yang hadir mewakili Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan dirangkaikan pula dengan Lomba Foto dan Pameran Foto yang akan mengekspose potensi Kota Mataram yang belum banyak terekspose secara maksimal, melalui foto-foto yang dihasilkan. "Kita gali lebih jauh lagi potensi Kota Mataram", ujar Eko.
Sementara dalam sambutan tertulis Walikota yang dibacakan Eko, Walikota menyampaikan apresiasi atas kepedulian para fotografer NTB terhadap kemajuan pariwisata dan perkembangan ekonomi kreatif di NTB, khususnya di Kota Mataram. Melalui foto-foto, banyak cerita dapat diungkapkan yang pada akhirnya akan mampu mengundang wisatawan atau bahkan investor. "Kita bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti facebook, twitter, ataupun instagram, sehingga bisa tersebar luas ke berbagai kalangan", seperti dibacakan Eko.
Selain diikuti oleh fotografer Kota Mataram, Workshop Fotografi diikuti oleh 50 orang fotografer se-NTB. Workshop yang menghadirkan fotografer senior Romi Perbawa dari Surabaya sebagai nara sumber ini diikuti oleh peserta dari kabupaten/kota di luar Kota Mataram, bahkan dari kabupaten/kota yang ada di Pulau Sumbawa. Usai penyampaian materi, peserta diarahkan menuju lokasi kampung nelayan di Ampenan untuk proses hunting, yang hasilnya dibahas bersama melalui kegiatan bedah foto oleh semua peserta workshop

Kamis, 19 Juni 2014

Walikota Mataram H Ahyar Abduh menyampaikan Pengantar Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Mataram tahun anggaran 2013, Kamis (19/6) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Mataram. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Mataram HM Zaini, didampingi Wakil Ketua H Didi Sumardi dan Wakil Ketua I Wayan Sugiartha.
Dalam penyampaiannya, Walikota menjelaskan, dalam APBD tahun anggaran 2013 tercapai realisasi keuangan Rp 833,5 miliar lebih atau 86,41 persen dari anggaran sebesar Rp 1,456 triliun lebih.
Pada sisi anggaran, sampai dengan perubahan APBD tahun anggaran 2013 secara keseluruhan direncanakan defisit sebesar Rp 157,5 miliar lebih. Sementara pada sisi pendapatan, dianggarkan sebesar Rp 864,9 miliar lebih. Serta jumlah belanja dianggarkan Rp 1 triliun 22 miliar 456 juta lebih. ‘’Terjadinya defisit karena adanya pembiayaan untuk poyek-proyek luncuran dalam kontrak multy years, dan penggunaan Silpa tahun 2012,’’ jelas Walikota.
Untuk menutupi anggaran defisit, dibentuk rekening pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran 2012 sebesar Rp 103,8 miliar lebih dengan realisasi 100 persen, dan rencana pinjaman daerah sebesar Rp 60 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 6,2 miliar lebih yang merupakan investasi penyertaan modal pada perusahaan daerah yaitu PT Bank NTB, PDAM Mataram dan BPR NTB Mataram.
Selanjutnya dalam pengelolaan APBD Kota Mataram tahun anggaran 2013, jumlah pendapatan sampai akhir tahun 2013 adalah Rp 865,8 miliar lebih atau 100,11 persen target yang ditetapkan. Dari sisi belanja terealisasi Rp 833,5 miliar lebih atau 84,41 persen dari anggaran sebesar Rp 1,2 triliun lebih. ‘’Pemkot Mataram telah menerapkan prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas, sehingga dalam pelaksanaannya mengalami defisit realisasi anggaran sebesar Rp 17,6 miliar lebih’’ kata Walikota.
Defisit tersebut merupakan selisih positif antara pendapatan dengan belanja di laporan realisasi anggaran. Terdiri dari defisit APBD sebesar Rp 19,2 miliar dan surflus di RSUD Kota Mataram sebagai BLUD sebesar Rp 1,5 miliar.
Walikota juga menyampaikan hasil audit laporan keuangan yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kota Mataram masih mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). ‘’Terhadap hasil itu, secara pribadi kami belum merasa puas, tapi sebagai kepala daerah hasil ini sudah cukup baik,’’ ujarnya. Hal itu menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan keuangan daerah telah dikelola dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan.
Data pemaparan tersebut, kata Walikota, dapat diketahui bahwa prinsip penghematan dan disipilin dalam pengelolaan anggaran daerah masih dipegang teguh sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dan dapat terlihat dengan adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran sebesar Rp 79,8 miliar lebih

Senin, 16 Juni 2014



Bertempat di ruang kenari kantor Walikota Mataram, Selasa (17/6), Walikota Mataram H Ahyar Abduh melepas sebanyak 25 peserta Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat RA dan MI (TK dan SD) yang menjadi wakil Kota Mataram untuk bertanding mengikui lomba FASI tingkat Nasional di Bandung, Jawa Barat.  Sebelum melepas, Walikota memberikan apresiasi terhadap para peserta karena telah berhasil menjadi duta Kota Mataram di tingkat Nasional. “Kegiatan ini merupakan salah satu program dalam upaya peningkatan SDM, yang merupakan kunci menciptakan generasi yang cerdas dan berahlak mulia,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan mental, spiritual dan peningkatan iman dan taqwa sejak dini. “Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk komiten pemerintah dan pihak-pihak terkait dalam upaya melakukan program pembinaan imtaq, ilmu pengetahuan agama dan lainnya,” ujarnya.  Dalam kaitan itu, katanya, peran keluarga dan masyarakat diharapkan juga dapat memberikan dukungan, sehingga ke depan diharapkan bisa menjadi generasi masa depan yang membanggakan.

Disisi lain, Walikota juga mengingatkan kepada para peserta agar menjaga kesehatan serta mempersiapkan mental dan berbagai bahan-bahan pendukung untuk lomba, agar bisa meraih prestasi yang lebih baik. “Namun perlu diingatkan bahwa juara bukan menjadi tujuan utama,  akan tetapi syiar yang paling utama,” katanya.
 
Sementara koordinartor FASI Kota Mataram, Nanang Edward mengatakan, sebanyak 25 peserta Kota Mataram yang akan berangkat bertanding ke Bandung mulai tanggal 19-22 Juni 2014  didampingi 10 orang tenaga pendamping,  serta 16 orang panitia dan penggembira. Para peserta mengikui sejumlah lomba, antara lain, cerdas cermat Al Quran, kaligrafi, gambar,  tahfiz dan tartil

Search

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.
1 2 3 4 5
Copyright © TES TEMPLATE | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com