Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2014

Pemerintah Kota Mataram akan menggelar kegiatan  "Mataram Expo"  salah satu rangkaian HUT Kota Mataram ke-21 pada tanggal 31 Agustus 2014.  Kegiatan Mataram Expo tersebut direncanakan berlangsung tanggal  4-7 September 2014 bekerja sama dengan pihak ketiga yakni PT. Solindo Duta Convex.   Demikian disebutkan  Asisten II Setda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito  dalam rapat persiapan Mataram Expo 2014 di ruang kenari kantor Wali Kota Mataram,  Jumat (18/7) dihardiri sejumlah kepala SKPD terkait lingkup Pemerintah Kota Mataram.

Kegiatan Mataram Expo ini merupakan kegiatan pertama yang akan digelar oleh Pemerintah Kota Mataram. Jika kegiatan itu ke depan bisa memberikan dampak besar dan positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka Pemerintah Kota Mataram akan menjadikan Mataram Expo menjadi agenda tahunan. “Karenanya kita berharap yang ikut serta tidak hanya pengusaha regional dan nasional saja, namun kita berharap ada peserta dari internasional,” katanya.

Terkait dengan itu Asisten II  berharap agar pihak ketiga  tidak hanya menjadikan  Mataram Expo tidak hanya menjadi ajang transaksi jual beli semata. Melainkan dalam stan-stan yang akan terbangun diharapkan juga mencerminkan sarana untuk berbagai hal yang bersifat hasil inovasi dan kreasi anak bangsa sehingga Mataram Expo bisa menjadi ajang edukasi.  Di samping itu perlu diingat, selain menyediakan ruang bagi para pengusaha, juga menyediakan ruang untuk pedagang-pedagang kecil di luar stan Mataram Expo yang ada.    "Sehingga  dampak lain dari Mataram Expo bisa lebih banyak dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas tidak hanya sekedar berjualan,” ujarnya.


Sementara   direktur PT. Solindo Duta Convex, H Chairul Umaya mengatakan,  dalam rencananya pihaknya akan membangun sekitar 84 stan yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha-pengusaha baik pengusaha regional, nasional maupun internasional jika memungkinkan. Para pengusaha-pengusaha itu nantinya akan menjual produk-produk unggulan dari daerah masing-masing.  Sebab, ajang    Mataram Expo ini bisa menjadi ajang promosi sekaligus mencari kerja sama dan peluang pasar di luar daerah. “Masukan-masukan dari  Pemerintah Kota Mataram menjadi pertimbangan kami untuk dalam pelaksanaan nanti,” katanya.

Selasa, 10 Juni 2014

Rapat Persiapan Panitia STQ/Akhyar Abduh Tengah/Foto Humas
Mei 2014 Lapangan Babakan Kecamatan Sandubaya akan saksi pelaksanaan STQ XXIII tingkat Kota Mataram. Acara ini akan berlangsung mulai 14-17 Juni 2014.

Walikota Mataram H Ahyar Abduh mengintruksikan agar panitia memberikan pelayanan maksimal kepada para kafilah, pembimbing, pendamping dan dewan hakam STQ XXIII. “ Panitia harus siaga baik ditempat penginapan maupun di lokasi acara untuk melayani berbagai kebutuhan kafilah terutama masalah kesehatan,” katanya  dalam rapat persiapan STQ XXIII di ruang kenari lingkup Kantor Walikota Mataram, Selasa (10/6).

Semoga panitia bisa melakukan persiapan secara maksimal dalam berbagai hal, guna mensukseskan kegiatan syiar Islam melalui STQ. Mengingat melalui STQ akan melahirkan qori/qoriah dan hafiz/hafizah yang bisa diandalkan untuk tampil ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menjadi syiar agar masyarakat Kota Mataram mengetahui bahwa Pemerintah Kota Mataram sedang melaksanakan STQ.  

“Sehingga diperlukan juga sosialisasi secara luas kepada masyarakat, baik melalui media cetak dan elektronik. Bila perlu disetiap kelurahan harus ada spanduk sosialisasi tentang pelaksanaan STQ di Kota Mataram,” ujarnya Walikota Mataram.
Di sisi lain, Walikota juga mengingatkan, diseputaran lokasi  pusat kegiatan harus steril dari hal-hal yang berbau politik, baik itu berupa bendera partai maupun gambar calon presiden dan calon wakil presiden. “Selama pelaksanaan STQ berbagai kegiatan yang berbau politik jangan dulu dilaksanakan,” pintanya.

Karena itu Walikota meminta kepada camat, lurah dan aparat keamanan  agar segera melakukan pendekatan kepada warga jika ada kemungkinan akan dilakukannya kegiatan politik di seputaran lokasi STQ, termasuk masalah kebersihan, kenyaman dan keamanan di lokasi STQ harus di perhatikan.

Sementara dalam pemaparannya Camat Sandubaya, Lalu Syamsul Adnan selaku tuan rumah mengatakan, bahwa persiapan pelaksanaan STQ XXIII telah dilakukan secara maksimal. Bahkan untuk menyukseskan acara tersebut, pihak kecamatan akan membuat dekorasi panggung berupa miniatur masjid yang tentunya berbeda dengan dekorasi kegiatan STQ sebelumnya di Kota Mataram.

Ia mengatakan sebelum acara pembukaan pada tanggal 14 Mei 2014 malam, kegiatan STQ diawali dengan pawai ta’aruf yang merupakan perwakilan dari kafilah-kafilah enam kecamatan di Kota Mataram

Selasa, 27 Mei 2014



Pemerintah Kota Mataram memperingati Isra' Mi'raj dengan berbagai rangkaian ritual adat sasak. yang melibatkan Majelis Kebudayaan Kota Mataram yaitu dewan Adat Kota Mataram. 

Ritua itu diataranya adalah pelaksanaan kegiatan adat Sasak berupa ritual Tolak Bala (Tolak Bahle) dan pembacaan Hikayat Suluk yang dikenal masyarakat Suku Sasak dengan istilah Ngaji Kayat ini merupakan upaya Pemkot Mataram untuk mengangkat tradisi asli masyarakat Sasak yang memang telah sejak lama menjadi kegiatan ritual masyarakat Adat Sasak untuk memperingati Isra' Mi'raj. "Sebuah bentuk kearifan lokal",kata Walikota Mataram

Ritual Tolak Bala diawali dengan upacara adat potong ketupat yang dilanjutkan dengan kirab diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Pada saat kirab dari Pendopo Walikota Mataram melalui rute yang telah ditentukan, rombongan yang dipimpin oleh Dewan Adat ini berhenti di titik-titik tertentu untuk mengumandangkan adzan yang mengandung filosofi permohonan doa untuk keamanan dan kedamaian di Kota Mataram. Rombongan kemudian menuju halaman Kantor Walikota Mataram untuk melaksanakan sholat maghrib berjamaah dan mendengarkan penyampaian hikmah Isra' Mi'raj oleh K. H. Zaidi Ahdad.

Sedangkan pada pembacaan Hikayat Suluk yang dilaksanakan di Pendopo Walikota Mataram usai pelaksanaan acara inti, dibacakan kitab Kifaayatul Muhtaj karya Syeikh Daud al-Fatani yang mengisahkan peristiwa Isra' Mi’raj secara terperinci dari awal hingga akhir. Untuk mengenang peristiwa besar yang dialami Nabi Besar Muhammad SAW dan menjadi tonggak awal dari perintah bagi umat Islam untuk menegakkan sholat. Kegiatan semacam ini dilakukan pula oleh masyarakat Kota Mataram lainnya di Majelis Taklim masing-masing sepanjang malam sampai pagi pada setiap malam Isra' Mi'ra

Rabu, 21 Mei 2014

Untuk anda warga Nusa Tenggara Barat, Kabar Gembira BAGI anda yang ingin memamerkan produk usaha anda di depan Publik dengan mengikuti NTB Expo yang akan di lansgungkan pada tanggal 12 hingga 16 Juni 2014.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan
1. Pameran Produk Unggulan Daerah
2. Pameran Perdaganagan dan Industri
3.Festival Kebudayaan dan Industri
4.Forum Bisni dan Investasi
5.Aneka Aneka Hiburan dan Lomba.

Untuk Pendaftaran,silahkan langsun datang ke Dinas Koperasi dan UKM NTB,
Contact : 085653531609 Ricky, 081280703350 Sugati

Selasa, 20 Mei 2014

MATARAM - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-106 tahun 2014 Kota Mataram pada Selasa (20/05) berlangsung khidmat. Upacara yang diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati lingkup 

Pemerintah Mataram serta perwakilan siswa dari sekolah-sekolah menengah atas Kota Mataram ini dipimpin langsung oleh Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, di halaman Kantor Walikota Mataram.

Mengusung tema "Maknai Kebangkitan Nasional Melalui Kerja Nyata Dalam Suasana Keharmonisan dan Kemajemukan Bangsa", Hari Kebangkitan Bangsa ke-106 tahun 2014 ini diharapkan dapat dimaknai dengan menunjukkan karya nyata yang dilandasi rasa nasionalisme yang sesungguhnya. Seperti termuat dalam sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring yang dibacakan oleh Walikota di hadapan peserta upacara.

"Makna nasionalisme bukan sekedar diskursus dan wacana yang sorak-sorai. Makna nasionalisme kekinian bukan lagi kamuflase kerinduan romantisme perjuangan masa lalu. Tapi bagaimana kita mengimplementasikan romantisme perjuangan tersebut dalam pola pikir, pola sikap, dsn perilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman", demikian seperti dibacakan Walikota.

Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga dimanfaatkan Walikota untuk menyerahkan dana tali asih kepada 44 orang PNS yang telah memasuki masa purna tugas. Masing-masing PNS yang telah pensiun ini mendapatkan masing-masing sebesar lima juta rupiah, yang merupakan sebuah bentuk penghargaan pemerintah atas pengabdian yang telah diberikan selama yang bersangkutan bekerja sebagai abdi negara di lingkup Pemerintah Kota Mataram

Jumat, 16 Mei 2014

 Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos, MH menyerukan kepada seluruh komponen masyarakat untuk membangun mental dan karakter melalui nilai-nilai keagamaan. Pembentukan karakter bukan hal yang mudah oleh karenanya harus dilakukan sejak dini kepada anak-anak generasi muda sehingga mampu menjadi generasi penerus yang handal, berkualitas dan berakhlak mulia. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota pada saat membuka STQ XXIII Kecamatan Sandubaya di Halaman Mushola Nurul Iman Kelurahan Babakan, kamis malam (15/5).
Melihat realitas generasi muda saat ini lanjut Mohan, dibutuhkan peran semua pihak untuk kembali memurnikan karakter generasi muda yang cenderung kehilangan arah. dibutuhkan figur yang mampu memberikan tauladan kepada mereka. Peran orang tua, guru dan lingkungan sangat berpengaruh terhadap mental dan tumbuh kembang anak.
Dihadapan peserta STQ, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta masyarakat Kecamatan Sandubaya, Mohan mengingatkan bahwa karakter tidak bisa diwariskan melainkan harus dibentuk. “Tugas kita sekalian untuk membentuk karakter anak-anak kita menjadi generasi bermental dan berakhlakul karimah sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah” tegas Mohan.
Kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an hendaknya menjadi salah satu cara untuk membentengi maupun membentuk karakter anak bangsa dari pengaruh budaya asing. Upaya mendorong anak muda untuk gemar membaca Al Qur’an sejak dini akan memunculkan rasa rindu terhadap Mushaf Al Qur’an yang menjadi Pedoman Hidup ummat Islam. Atas dasar kecintaan, maka akan memunculkan keinginan untuk memahami makna dan kandungan tiap-tiap ayat dalam Al Qur’an. Dengan memahami isi dan kandungan Al Qur’an diharapkan dapat mengimplementasikan makna setiap ayat Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasilnya akan dapat membentuk karakter masyarakat yang berkarakter dan berahklak mulia ungkap Mohan.
Kegiatan STQ XIII Tingkat Kecamatan Sandubaya dilaksanakan 15-17 Mei yang dipusatkan di Mushola Nurul Iman Kelurahan Babakan dengan melibatkan 57 peserta yang berasal dari perwakilan masing-masing Kelurahan di Kecamatan Sandubaya. Dalam kegiatan ini dipertandingan 3 Cabang Lomba yakni Tartil, Tahfidz dan Tafsir Qur’an

Kamis, 08 Mei 2014

Acara PameranPariwisata investasi,Perdaganagan dan seni budaya Indonesia di selanggarakan PADA tanggal 8 hingga 11 mei di Mataram Mall, datang dan saksikan 

Rabu, 07 Mei 2014








Bertempat di lapangan Sangkareang Kota Mataram, Kamis (8/5),  Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi membuka kegitan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-11, Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-12, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG)  PKK ke-42 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.    Kegiatan pembukaan  BBGRM, TTG  dan HKG PKK  akan berlangsung hingga tanggal 10 Mei 2014 diikuti oleh kepala daerah beserta ibu ketua, pengurus dan kader PKK kabupaten/kota se NTB.
Selain dihadiri Gubernur, kegiatan itu juga dihadiri Wakil Gubernur NTB, H M Amin beserta Istrinya Hj Syamsiah selaku Wakil Ketua TP PKK NTB,  Walikota Mataram H Ahyar Abduh  beserta istrinya Hj Suryani selaku Ketua TP PKK Kota Mataram, pimpinan DPRD Kota Mataram, serta jajaran pejabat, pengurus dan kader PKK kabupaten/kota se NTB.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan, gotong royong menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat di Indonesia, yang identik dengan keramahan dan tolong menolong.     "Namun,  seiring kemajuan zaman, semangat gotong royong perlahan mulai meluntur," katanya.
 Oleh karena itu melalui kegiatan ini, Gubernur meminta agar nilai-nilai gotong royong harus terus dipupuk dan dipertahankan, karena selain manusia adalah mahluk sosial, yang pada dasarnya senantiasa butuh bantuan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. “Nilai-nilai gotong royong merupakan modal besar dalam pembangunan. Modal dasar pembangunan, bukan hanya menyangkut penyediaan dana yang besar, sumberdaya manusia yang terampil, teknologi yang canggih serta perencanaan dan pengendalian yang baik,” katanya sambil menambahkan  komitmen kebersamaan, kepedulian dan tanggungjawab seluruh elemen masyarakat, untuk mengambil peran dalam proses pembangunan.
 Sementara itu Wali Kota Mataram dalam sambutannya mengatakan, dalam era sekarang ini masyarakat diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kreatif guna mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.
                Salah satu usaha pemberdayaan masyarakat adalah melalui peningkatan akses masyarakat untuk memperoleh teknologi tepat guna. TTG sebagai teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat diharapkan dapat menjawab permasalahan masyarakat. 
Walikota mengatakan, hasil kreasi yang dipamerkan dalam Gelar TTG ke-12 diharapkan mampu  memberi motivasi bagi masyarakat untuk bisa memberdayakan diri dan lingkungannya sebagai bagian dari upaya untuk berpartisipasi aktif membangun daerah. “Sekaligus menjadi sarana tukar menukar informasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan stakeholder lainnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. 
                Kegiatan pembukaan BBGRM, TTG dan HKG, Gubernur NTB menyerahkan sejumlah bantuan kemasyarakatan antara lain, penyerahan makanan pendamping ASI untuk keluarga miskin, penyerahan kelambu untuk ibu hamil sebagai upaya menghindari gigitan nyamuk malaria, bantuan kursi roda bagi penyandang cacat dan bantuan usaha dagang.
Dalam kesemptan itu, Gubernur bersama wali kota beserta jajarannya juga melakukan kunjungan ke sejumlah stan pameran TTG dan produk-produk unggulan masing-masing kabupaten/kota se NTB

Tim konsultan Eco-District yang berasal dari Perancis ini bertemu dengan sejumlah SKPD untuk menggali informasi tentang masalah teknis dan administrasi terkait program Eco-District.

Pertemuan digelar di ruang rapat Bappeda Kota Mataram difasilitasi Kepala Bappeda L Martawang.
Dijelaskan Kepala Bappeda Kota Mataram L Martawang, tim konsultan Eco-

District asal Perancis masih dalam proses penyusunan prosopal secara menyeluruh. Sehari sebelumnya atau Selasa (6/5), tim Eco-District telah melakukan sosialisasi dengan SKPD dan stakeholder terkait di eks Pelabuhan Ampenan. ''Tim juga butuh untuk berdiskusi lebih fokus dengan SKPD terkait, seperti PDAM, BLH, Dinas Pertamanan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebersihan, dan beberapa SKPD lainnya,'' jelas Martawang.
Kedatangan tim yang dipimpin Franck Miraux selaku Head of Mission Eco-Distritc Suistanable Building Energy ini dilakukan untuk pendalaman terhadap data dan informasi secara ril di lapangan. Martawang berharap, SKPD terkait bisa menyampaikan seluruh data termasuk masalah yang terjadi di lapangan kepada tim konsultan Eco-District. Seluruh informasi yang dikumpulkan akan menjadi bahan untuk penyusunan proposal. ''Bukan hanya data yang baik tapi juga realitas di lapangan dan masalah. Sehingga bisa menyusun  program intervensi yang tepat untuk kota tua Ampenan,'' terangnya.
            Dalam pertemuan tersebut, Franck Miraux membagi dua grup, yakni terkait teknis dan administrasi. ''Karena masalahnya kompleks harus dibagi dua grup agar lebih efektif,'' kata Franck dengan bahasa Indonesia yang lancar.

            Setelah ini, kegiatan kunjungan lapangan (site visit) ke Perancis tahap pertama dijadwalkan tanggal 9-14 Juni 2014 dalam rangka alih pengetahuan dan pengalaman dalam implementasi Eco-District di beberapa kota di Perancis antara lain Paris dan Bordeaux. Kunjungan lapangan diikuti tiga perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota yang termasuk dalam tahap 1, yakni walikota/bupati, pejabat eselon II serta staf profesional yang membidangi penataan tata ruang atau P2KH

Selasa, 06 Mei 2014

Lagi lagi Pemkot Mataram Kedatangan tamu dari daerah lain, dengan tujuan melakukan kunjungan kerja. 

Kali ini Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Kota Suratkarta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Mataram yang tiada lain tujuannya adalah belajar bersama. 

Kota Mataram bukan kali ini saja menerima kunjungan dari kota di daerah lain.



Minggu, 04 Mei 2014


 Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos, MH mengapresiasi kegiatan Cerdas Cermat berbahasa Inggris/ English Quiz Contest 2014 yang diselenggarakan Dinas Dikpora Kota Mataram bekerjasama dengan Stasiun Televisi Lokal di Mataram. Dalam kesempatan membuka acara di Studio Lombok TV, Sabtu (3/5), Mohan mengungkapkan Pemerintah Kota Mataram terus berupaya mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang menjadi motor penggerak dari pembangunan. Pemahaman akan ilmu pengetahuan juga harus dibarengi dengan penguasaan bahasa.
Di era Globalisasi seperti saat ini, dibutuhkan kemampuan lebih dari setiap individu untuk dapat berkompetisi di segala lini. Mohan melihat, pelaksanaan Cerdas Cermat menggunakan bahasa Inggris dengan peserta tingkat SD dan SMP sederajat sangat tepat. Hal tersebut mengingat masa-masa tersebut merupakan periodesasi emas dari perkembangan anak. jika peserta didik sejak dini dibekali kemampuan mumpuni maka bukan hal mustahil Kota Mataram dapat bersaing dan sejajar dengan Kota Besar lainnya di Indonesia.

Kegiatan EQC 2014 untuk pertama kali diselenggarakan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi insane pendidikan di Kota Mataram untuk terus melakukan terobosan bagi perkembangan dunia pendidikan. Wawali berharap kepada para orang tua untuk bekerja bersama dengan pihak sekolah. Perkembangan peserta didik tidak senantiasa dibebankan kepada pihak sekolah semata namun juga tanggung jawab bersama. Kegiatan positif seperti ini lanjut Mohan harus dimanfaatkan oleh para orang tua untuk memantau dan mengasah bakat dan kemampuan anak sehingga akan lebih mudah untuk mengarahkan jika sang anak telah beranjak dewasa.

Wawali juga berpesan kepada Jajaran Dikpora Kota Mataram beserta unsur tim juri agar dapat menjadikan even ini sebagai wadah pencetak generasi muda yang handal dan mumpuni dengan melakukan penjurian secara adil dan cermat.
Kegiatan yang diikuti oleh 64 Regu tingkat SD sederajat dan 32 Regu tingkat SMP sederajat akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang. Masing-masing regu akan bertanding melalui babak penyisihan yang akan dilaksanakan setiap akhir pekan dan disiarkan secara tunda oleh Stasiun Lombok TV. (Humas Mataram
Iringan Musik Drumben
Ratusan Pelajar Islam DI Kota Mataram memadati sejumlah ruas Jalan di Kota Mataram dalam rangka mengikuti Jalan Sehat Pelajar Islam Indonesia. 
Pembukaan dan Pelepasan Jalan Sehat Di Halaman Kantor
Walikota Mataram
Di iringi oleh  musik drumben oleh siswa siswa Kota Mataram, Pelajar pelajar tersebut dengan antusia mengikuti jalan sehat tersebut setalah resmi di Buka oleh pemerintah Kota Mataram di halaman Kantor Walikota Mataram. 

Jalan sehat ini tentu diharapakan sebagai ajang silaturrahim antar sekolah selain memberikan education kepada siswa didik untuk menjaga kebugaran Fisik
Pembukaan dan Pelepasan Jalan Sehat Di Halaman Kantor
Walikota Mataram

Sabtu, 03 Mei 2014

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram L. Martawang, mentakan total hadiah dalam syaimbara ide arsitektur Kota Mataram berbentuk uang tunai senilai total 80 juta rupiah.

Katanya nih sobat bagi tiga orang pemenang, desain milik pemenang lomba inilah yang nantinya akan dipilih untuk dijadikan sebagai desain khas yang menjadi simbol Kota Mataram. 

Sebagai desain khusus yang akan diterapkan di setiap bangunan fisik, yang mencerminkan jati diri Kota Mataram yang Maju, Religius, dan Berbudaya.Desain ini yang akan membedakan Kota Mataram dengan daerah manapun dari seluruh belahan dunia.

Nah Sobat Blogger Lombok Renacanannya nih Pemenang sayembara desain eksterior ini akan diumumkan tepat pada saat HUT Kota Mataram ke-21, pada tanggal 31 Agustus 2014 mendatang. 

Wah yang lebih keren lagi nih sobat Penerapan desain eksterior yang akan dijadikan sebagai simbol Kota Mataram ini selain menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan perdana Mataram Festival pada Bulan Desember mendatang yang akan menyajikan Festival Seni Tradisi Asia Tenggara, juga dikaitkan dengan rencana akan dimasukkannya Kota Mataram sebagai salah satu kota dari Jaringan Kota Pusaka di Indonesia.


Jalan Mataram Mall 
Kesempatan nih sobat Blogger Lombok, sobat bisa mengikuti Syaimbara Gagasan Model Arsitektur Kota Mataram yang dibuka untuk umum, syaimbara ini di adakan oleh pemerintah kota Mataram yang bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nusa Tenggara Barat. 


Yuuk ikut "Pendaftaran peserta dibuka sejak launching sampai dengan tanggal 18 Juli 2014, dan  waktu penyerahan karya sampai dengan tanggal 9 Agustus 2014, sobat.

Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua IAI-NTB Rahman Wibisono, Mengatakan syaimbara inni akan dibuka untuk umum. Pihaknya sendiri telah dan akan terus menyebarluaskan informasi lomba kepada komunitas-komunitas desainer eksterior yang ada. Seperti di komunitas Asia, universitas negeri maupun swasta se-Indonesia, maupun di kalangan arsitek yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi, makanya sobat gak usah ketinggalan Info ya..update turus informasinya.


Udayanan Kota Mataram

Sobat Blogger Lombok tau gak tanggal 8 Mei 2014 mendatang, Pemerintah Kota Mataram akan menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nusa Tenggara Barat akan me-launching untuk pagelaran Sayembara Gagasan Model Arsitektur Kota Mataram.


Keren banget sobat, syaimbara tersebut  dihajatkan untuk menentukan desain arsitektur eksterior yang mirip nih dengan cirri Kota Mataram.
Saat ini soabt Kota Mataram seing disebut sebut sebagai Kota yang Maju, Religius, dan Berbudaya.


Waah yang gak kalah kerennya juga nih Syaimbara tersebut akan digelar bersamaan dengan pencanangan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-XI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43 Tingkat Provinsi NTB, dimana Kota Mataram yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraannya.

Jumat, 02 Mei 2014

Bertempat di halaman Kantor Walikota Mataram, Jumat (2/5), Walikota Mataram H Ahyar Abduh memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2014.  Upacara diikuti seluruh jajaran pejabat, pegawai, guru, kalangan pendidikan dan perwakilan siswa se Kota Mataram.
Displaying IMG_2117.JPG
Walikota Berikan Apresiasi Kepada Siswa
Dalam amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh yang dibacakan Walikota Mataram, Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan mengatakan, peringatan Hardiknas tahun 2014 mengangkat tema “ Pendidikan untuk peradaban Indonesia yang unggul”. Artinya pendidikan bukan hanya untuk menyelesaikan atau menjawab persoalan-persoalan yang bersifat tenis dan besifat kekininan semata.
“Melainkan pada hakikatnya pendidikan merupakan upaya memanusiakan manusia untuk membangun peradapan yang unggul,” kata Walikota membacakan sambutan Menteri.
Displaying IMG_2147.JPG
Walikota Serahkan Penghargaan Kepada Guru
Dikatakannya, dalam dunia pendidikan terdapat dua hal yang sangat mendasar, pertama terkait dengan akses yang dipengaruhi oleh ketersedian dan keterjangkauan pendidikan. Sedangkan yang kedua terkait dengan kualitas yang juga dipengaruhi oleh tiga faktor yakni ketersediaan dan kualitas guru, kurikulum dan sarana serta prasarana pendukung.
Beberapa kebijakan dan program yang telah ditetapkan untuk mendukung  faktor tersebut antara lain, pendidikan dan pelatihan guru berkelanjutan, penerapan kurikulm 2013, dan rehabilitasi sekolah yang rusak, baik rusak berat, sedang maupun ringan.
Menurutnya, melalui kurikulum 2013, anak-anak akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakup sikap, pengetahuain dan keterampilan.  Hal itu dilakukan dalam rangka mempersiapkan generasi emas yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berfikir orde tinggi, berkarakter, serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indoensia. “Dengan generasi emas itulah, kita mampu membangun peradaban Indoensia yang unggul menuju kejayaan Indonesia 2045,” katanya.
Displaying IMG_2151.JPG
Walikota Memimpin Upacara
Di sisi lain usai membacakan amanat Meteri,  Walikota Mataram menambahkan salah satu tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa untuk generasi yang berkualitas, berkarakter dan berprilaku baik.  Dengan demikian, kunci menciptakan generasi yang berkulitas dan berkarakter itu berada para semua pemangku pendidikan, yakni guru, pengawas, orang tua dan siswa harus bersatu dan saling mendukung terwujudnya tujuan tersebut.
Peningkatan sumber daya manusi (SDM) di Kota Mataram merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Mataram,  sehingga setiap tahunnya dalam APBD Kota Mataram, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan yang cukup besar. “Hal itu sebagai bentuk komitemen Pemerintah Kota Mataram dalam mendukung dunia pendidikan dan menciptakan generasi emas,” katanya.

Upacara Hardiknas tahun 2014 di Kota Mataram dirangkaikan juga dengan penyerahan penghargaan bagi  Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas berprestasi mulai dari tingkat TK hingga SMA sederajat. Selain itu diserahkan juga penghargaan bagi pemenang Olimpiade Sains Siswa Nasional tingkat SD hingga SMA sederajat, pemenang Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional,  pemenang FLS2N dan juara-juara pada pekan olahraga pelajar. Serta penyerahan paket bantuan tas dan alat sekolah kepada 250 siswa yatim piatu se Kota Mataram dari Baitul Mal Hidayatullah. (nir/nyem foto humas)

 Untuk meningkatkan fungsi dan kinerja para kader  serta sebagai ajang silaturrahmi antara pengurus, TP PKK Kota Mataram melaksanakan jambore kader PKK tingkat Kota Mataram yang berlangsung di aula lantai tiga Kantor Walikota Mataram, Sabtu (3/5). Jambore kader PKK Tingkat Kota Mataram itu langsung dibuka Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh.


Displaying _MG_0054.JPG            Hj Suryani dalam sambutannya mengatakan, PKK merupakan lembaga yang memiliki peran strategis dalam pembangunan, sehingga PKK harus terus meningkatkan kapasitasnya dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki termasuk sumber daya manusianya harus dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang memadai, sehingga upaya memberdayakan dan mensejahterakan keluarga dapat berdaya guna dan berhasil.  “Apalagi sejalan dengan perkembangan jaman, tantangan kiprah PKK dan para paker dalam pembangunan akan semakin berat,” ingatnya.
            Terkait dengan itu, semua kader PKK diharapkan terus belajar dan meningkatkan kualitas diri melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat praktis dan mengharapkan agar para kader tetap melaksanakan serta tetap mengedepankan semangat pengabdian dengan niat ikhlas dan terus meningkatkan kerja sama dengan dengan pihak-pihak terkait lainnya.
            Dengan demikian, berbagai informasi dalam rangka memperluas program kegiatan dalam upaya meningkatkan status posyandu menjadi lebih baik, terutama mengajak masyarakat agar mau berpartisipasi dalam upaya meningkatakan pencapaian drajat kesejahterran ibu dan anak dapat tercapai.
            Para kader, lanjut Hj Suryani, juga diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang berskala lokal maupun nasional,  diantaranya melalui kegiatan jambore kader yang bukan saja merupakan ajang lomba, melainkan sebagai sarana menjalin silaturrahmi, persahabatan, tukar pengalaman, informasi untuk menambah wawasan  kader. “Kalah menang bukan menjadi tujuan utama,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj Suryani Ahyar Abduh menyerahkan secara simbolis insentif kader Posyadu triwulan I tahun 2014 untuk Kecamatan Cakranegara dan Sandubaya sebanyak 645 orang yang diwakili ketua kader Posyadu masing-masing 
Sentara Ketua Panitia Jambore Kader PKK Tingkat Kota Mataram tahun 2014, Sri Mawarni mengatakan, peserta jambore merupakan pengurus PKK tingkat kecamatan dan kelurahan serta kader PKK.

            Dalam jambore PKK  tingkkat Kota Mataram, dilaksanakan empat lomba yakni,  lomba paduan suara, lomba penyuluhan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), lomba pidato 10 program pokok PKK, dan penyuluhan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), yang akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 3-4 Mei 2014. “Kami melibatkan tim juri dari unsur TP PKK Mataram, dinas instansi terkaiat dan tenaga berkompeten dibidangnya,” katanya.

Rabu, 09 April 2014

Tempat Iklan ini di sewakan dengan harga yang sangat murah 
Syarat & Ketentuan 
1. Pengiklan Akan Menanda Tangani Kontrak Pemasangan Iklan setelah Deal antara 2 belah pihak
2. Masa Kontrak Minimal 2 Bulan, terhitung tanggal mulai online 
3. Biaya Iklan Rp.300.000 rupiah dibayar saat iklan mulai online
4.Ketentuan yang sudah disepakati tidak boleh diganggu Gugat 

Kontak : 081907242193 Admin Comonity Blogger Lombok
Email : hujanbadaisalju@gmail.com

Selasa, 25 Maret 2014

 Untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Mataram memastikan komitmen untuk mendukung penyelenggaraan Earth Hour, sebuah kampanye global World Wide Fund (WWF) yang mengajak seluruh warga dunia untuk ikut peduli terhadap perubahan iklim akibat aktivitas keseharian manusia. Dukungan Pemerintah Kota Mataram disampaikan oleh Asisten II Setda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito pada Selasa (25/03), saat dilaksanakan pertemuan dengan Komunitas Earth Hour Mataram dan WWF Indonesia-Nusa Tenggara di Ruang Kenari Kantor Walikota Mataram, yang melibatkan seluruh Camat-Lurah dan Kepala SKPD lingkup Kota Mataram.
Pada kesempatan tersebut, Asisten II Setda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Mataram HM. Saleh sekaligus melakukan koordinasi teknis persiapan pelaksanaan Earth Hour Mataram yg ditandai dengan pemadaman lampu secara serempak selama satu jam penuh pukul 20.30 sampai dengan pukul 21.30 pada tanggal pelaksanaan Earth Hour 2014 yang telah ditetapkan secara internasional, pada 29 Maret 2014. Untuk Earth Hour Mataram, pemadaman serempak dilakukan di wilayah tertentu yang telah dipetakan, dengan titik utama pelaksanaan tepat di Perempatan Kantr Gubernur NTB dan sekitarnya. Meski tidak tertutup kemungkinan bagi warga yang secara sukarela ingin ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Earth Hour.
Dikatakan Eko, aksi simbolis pemadaman lampu selama satu jam ini memang cukup sederhana. Namun bila dilaksanakan secara serempak, tentu akan membawa dampak yang cukup besar dalam hal penghematan energi. Sebagai bentuk dukungan lainnya lanjut Eko, pihaknya melalui Camat-Lurah dan SKPD terkait akan menyebarkan himbauan pada seluruh warga Kota Mataram untuk ikut berpartisipasi secara sukarela mematikan atau setidaknya mengurangi pemakaian tenaga listrik pada saat pelaksanaan Earth Hour. "Kalau disimak lebih mendalam, gagasan ini merupakan bentuk keprihatinan anak muda akan masa depannya", seperti dituturkan Eko.
Sementara itu menurut Ketua Earth Hour Mataram Gunawan, Kota Mataram merupakan kota ke-33 di Indonesia yang ikut serta menjadi kota pendukung Earth Hour. Aksi Switch Off atau pemadaman lampu selama 60 menit merupakan awal aksi gaya hidup hemat energi. Tidak hanya mematikan lampu saja lanjut Gunawan, aksi sederhana lain yang dapat dilakukan untuk gaya hidup hemat energi diantaranya adalah mengurangi pemakaian plastik, baik plastik belanja maupun plastik kemasan air minum. Selain itu juga dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak, mengurangi penggunaan tisu dan juga penggunaan kertas.
Untuk Kota Mataram, selebrasi untuk aksi Earth Hour akan dilaksanakan di titik utama Perempatan Kantor Gubernur NTB dengan menggelar sejumlah penampilan hiburan dari komunitas-komunitas pendukung Earth Hour Mataram. Tepat pada waktu yang ditentukan pemadaman dilakukan secara serempak, termasuk diantaranya lampu penerangan yang berada di Kantor dan Pendopo Walikota Mataram serta Kantor dan Pendopo Gubernur NTB yang berada di sekitar titik utama, tinggal menyisakan satu lampu sorot saja sebagai penerangan di titik acara. Hanya Rumah Sakit, baik RSUD Provinsi NTB maupun RSAD Mataram yang menjadi pengecualian meskipun berada di wilayah pemetaan. (ufi-humas)

Search

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.
1 2 3 4 5
Copyright © TES TEMPLATE | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com